Sebelum Memulai Jualan di Marketplace

jualan di marketplace

Bicara tentang bisnis online, banyak platform yang bisa Sobat gunakan. Toko online semakin banyak saat ini. Salah satunya ialah toko online di marketplace. Jika kalian hendak memulai jualan di marketplace, ada baiknya Sobat memperhatikan hal berikut.

Baca Juga : Strategi Jitu Jualan di Instagram

Jualan di marketplace yang tepat

Langkah paling awal yang bisa kalian lakukan ialah memilih marketplace yang sesuai dengan bisnis dan produkmu. Misalnya jika Sobat ingin menjual barang yang sudah tidak digunakan namun masih layak pakai, kalian bisa pilih OLX. Jika ingin menjual barang retail, bisa pilih Tokopedia, Shopee atau BukaLapak.

Mengapa ini perlu dipertimbangkan? Karena setiap marketplace memiliki cara pemasaran dan kategori konsumen yang berbeda. Sehingga mengetahui perbedaan masing-masing marketplace bisa membuatmu menemukan pelanggan yang tepat.

Perhatikan promo yang ada

Apa alasannya mempertimbangkan hal ini? Asumsinya, ketika ada banyak promo yang ditawarkan suatu marketplace maka banyak orang yang mengunjunginya.

Hal tersebut tidak lepas dari perilaku pelanggan. Secara umum, pelanggan menyukai hal yang menguntungkan dirinya. Sehingga promo seperti gratis ongkos kirim, cashback, diskon, dan poin pembelian bisa menarik bagi mereka.

Baca Juga : 3 Strategi Menambah Followers di Instagram

Siapkan foto produk yang menarik, jelas dan asli

Sudah menentukan marketplace mana yang Sobat pilih? Selanjutnya Sobat perlu mengatur foto produk nih!

Jualan di marketplace membutuhkan foto produk yang jelas dan asli serta menarik. Karena perlu diingat bahwa produk yang dijual online kerap membuat pelanggan ingin tahu kondisi asli produknya.

Mengapa harus foto asli? Karena pelanggan kerap mengasumsikan produk yang dipajang fotonya ya itulah yang mereka dapatkan. Sama persis. Untuk itu, Sobat perlu menyediakan informasi produk berupa foto asli dan juga deskripsi produk yang jelas serta menarik.

Jualan di marketplace perlu kategori produk

Kategori produk, selain membuat toko onlinemu terkesan profesional juga memudahkan pelangganmu mencari produk yang mereka inginkan. Terlebih jika di toko tersebut Sobat menjual beberapa jenis produk. Misalnya produk custom kaos atau totebag.

Dengan adanya kategori produk ini, memudahkan pelangganmu untuk menemukan produk yang ia cari. Kategori ini juga sebaiknya jangan terlalu banyak. Fokus ke produk yang Sobat jual ya.

Jangan sampai Sobat mencampur berbagai produk dalam satu toko. Misalnya produk utama tokomu adalah kaos custom. Usahakan tidak mengunggah produk di luar itu. Jika ingin variasi produk, Sobat bisa memilih produk yang masih satu bidang dengan produk utama tokomu.

Baca Juga : Artikel Usaha Sablon Digital Lainnya

Berikan harga terbaik untuk produkmu

Marketplace merupakan wadah para penjual melakukan transaksi. Selain memastikan kualitas produk yang dijual, Sobat sebagai penjual juga harus memberikan harga yang sesuai untuk produk tersebut.

Bukan tidak mungkin ada toko lain yang menjual produk serupa dengan yang kalian jual, namun dengan harga yang lebih murah. Untuk itu, pricing strategy ini kalian perlukan. Berikan harga yang sepadan untuk kualitas produk yang kalian jual.

Respon cepat dan baik

Meskipun Sobat sudah memberikan deskripsi produk yang jelas, akan selalu ada pelanggan yang menanyakan informasi seputar produk tersebut. Untuk itu, sebagai penjual Sobat perlu cekatan dalam merespon diskusi terkait produk ini. Karena pelanggan lebih menyukai penjual yang fast response dan menyampaikan informasi dengan baik.

Demikian informasi tentang jualan di marketplace. Apabila Sobat ingin membuka toko online dan mempertimbangkan membukanya di marketplace, semoga informasi ini bisa membantumu. Yuk, penuhi kebutuhan sablon digitalmu dengan belanja di marketplace kami.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *